Humor dan Info Lucu

Berbagai humor lucu dan menarik

Pindah Situs Web

Anda dapat menemukan berbagai humor yang lucu, mengundang tawa, dan canda di situs humor yang baru ini:

Humor Tertawa Lucu
http://tawalucu.blogspot.com/

Situs ini akan pindah ke situs baru tersebut. Terima kasih telah mengunjungi situs web humor ini. Cobalah selalu tertawa untuk mengurangi stres!

14 Maret 2010 Posted by | Humor Bisnis / Karir, Humor Daerah, Humor Dewasa, Humor Keluarga, Humor Negara, Humor Pendidikan, Humor Politik, Humor Seram, Humor Sosial, Humor Teknologi, Umum | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Jangan Bohong Terhadap Ibu

John mengundang ibunya makan malam di apartemennya. Sewaktu makan, ibunya selalu memperhatikan betapa cantiknya teman satu apartemen anaknya John.

Sang ibu malah sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara John dan teman se apartemen nya dan oleh sebab itu menambah
keingintahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu. Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi sang ibu mulai ber-tanya2 dalam hatinya ada apa dibalik hubungan John dan temannya itu yang tidak kasat mata.

Membaca pikiran sang ibu, John berkata,”Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA
saja.”

Satu minggu kemudian , Julie mengatakan pada John, “Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi menemukan sendok perak kuah itu.
Kau tidak akan mengira ibumu membawanya bukan.” John berkata,”Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya aku akan menulis surat padanya.

Lalu John menulis suratnya sebagai berikut:

Ibu yang tercinta,
Saya tidak mengatakan ibu “mengambil” sendok kuah dari apartemenku, dan saya juga tidak mengatakan ibu “tidak mengambil” sendok kuah itu.
Tetapi faktanya adalah bahwa sendok kuah itu raib sejak ibu datang makan malam disini.

Beberapa hari kemudian John menerima surat dari ibunya yang berbunyi:

Puteraku sayang,
Ibu tidak mengatakan kau “tidur” dengan Julie, dan ibu juga tidak mengatakan kau “tidak tidur” dengannya.
Tetapi faktanya adalah bila ia tidur ditempat tidurnya sendiri,ia akan menemukan sendok kuah itu.
Ibumu tercinta.

Pelajaran untuk hari ini: “Jangan membohongi ibumu!”

27 April 2009 Posted by | Humor Daerah, Humor Keluarga | , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Gelar dari Minang

Usman Chaniago, supir camat di Payakumbuh, minta berhenti karena ingin merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib.

Mula-mula dia bekerja sebagai tukang kantau di Tanah Abang, setelah dapat mengumpulkan sedikit modal dimulai pula menggelar dagangannya di pinggir jalan di Tanah Abang.

Nasib rupanya memihak kepadanya, beberapa tahun kemudian dia berhasil memiliki kios kain di dalam pasar. Dia pun berkeluarga dan memiliki 2 anak. Bahkan tahun ini dia membangun rumah di Depok, di lingkungan perumahan dosen UI.

Karena tetangganya semua akademisi, macam-macam gelarnya, ada Prof., ada Phd. dll. Usman merasa malu kalau papan namanya tidak tercantum gelar seperti tetangganya.

Dibuatlah papan naman dari perak, dipesan dari Koto Gadang, dengan nama DR. Usman Chaniago MSc.

Ketika ayahnya datang berkunjung, sambil bangga dia bertanya di mana anaknya kuliah, sebab setahu dia, Usman hanya berdagang.

Dengan malu-malu Usman menerangkan gelarnya di papan nama, “Nama itu artinyo ‘Disiko Rumahnyo Usman Chaniago Mantan Supir Camat’.”

8 April 2009 Posted by | Humor Bisnis / Karir, Humor Daerah, Humor Pendidikan | , , , , , | Tinggalkan komentar

Shinshe Cina vs Tabib Arab

Konon ada sepasang sahabat orang Cina dan Arab sedang kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak mereka, mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka si orang Cina jadi sinshe, dan si orang Arab menjadi tabib.

Setelah satu minggu praktek, si tabib tetap sepi pasien, namun si sinshe mulai kebanjiran pasien. Si tabib putar otak untuk melawan si sinshe.

Maka si tabib mengeluarkan jurus dengan memasang pengumuman di depan ruang prakteknya: “Jika Tidak Sembuh Uang Kembali Tiga Kali Lipat!”

Taktik itu manjur, pasien lalu berdatangan ke si tabib. Giliran si sinshe sewot lalu mencari akal. “Haiyaaa, lumayan kalo owe pura-pura sakit dan tidak sembuh dapat uang lha.”

Lalu ia mendatangi si tabib.

Sinshe: “Haiyaaa, tolong owe. Owe punya sakit mati rasa. Owe tidak bisa lagi rasain rasa setiap makanan yang owe telan, haiyaa….”

Tabib: “Ana fikir itu gamfang ana sembuhkan.”

Lalu si tabib memanggil asistennya.

Tabib: “Hasaaannnn, cefat ente bawa kesini obat nomor 14.”

Secepat mungikin si asisten yang bernama Hasan membawa obat nomor 14 dan oleh si tabib di berikan kepada si sinshe. Dan si sinshe langsung menguyah sebelum menelan obat nomor 14 tersebut.

Sinshe: “Haiyaaa, ini bukan obat lhaaa, tapi ini tai ayam.”

Tabib: “Ente betul! Itu tai ayam. Berarti ente sudah sembuh dan tidak mati rasa lagi.”

Si sinshe pulang dengan kesal karena kalah akal. Lalu ia kembali memutar otak berpikir mencari akal untuk mengalahkan si tabib dan sekaligus dapat uang si tabib. maka kali ini si sinse kembali pura-pura sakit lupa yang sangat kronis.

Sinshe: “Haiyaaaa tabib, owe sakit lupa parah sekali. Owe lupa semua peristiwa dan memori owe. Haiyaaa, tolong owe.”

Tabib: “Gamfang. Ana fasti tolong ente dan ente fasti sembuh. Obat ana mujarab sekali.”

Lalu seperti biasa si sinse memanggil si Hasan sang asisten.

Tabib: “Hasaaaaan, cefat ente bawa kemari obat nomor 14.”

Sinshe: “Haiyaaaa, owe tidak mau lagi makan tai ayaaaam. Haiyaaaaa… Owe tidak mau…..!”

Tabib: “Alhamdulillah, berarti ente sudah sembuh. Daya ingat ente ternyata sudah kembali.”

Tinggal si sinshe pulang sambil menggerutu.


Info menarik: Bahaya Pornografi Internet untuk Anak

8 April 2009 Posted by | Humor Daerah, Humor Negara, Humor Sosial | , , , , | Tinggalkan komentar

Tipe Pria

Tertarik dengan wanita di sebelahnya, seorang pria berusaha berkomunikasi dengannya.

“Adik manis, bolehkah saya bertanya? Tipe pria yang kamu sukai yang seperti apa sih?”

“Aku suka pria Jawa. Mereka lembut dan sabar.”, jawab wanita itu.

“Pilihan ke dua?” sambung sang pria.

“Pria Ambon. Kebanyakan mereka romantis.”

“Alternatif ke tiga?”

“Pria Batak kali ya. Aku suka pribadinya yang keras, terkesan macho,” kata si wanita yang kemudian menanyakan nama pria yang mengajaknya bicara.

“Namaku Joko Sihasale, tapi biasa dipanggil Ucok.”

29 Januari 2009 Posted by | Humor Daerah | , , , , , , , | 1 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.