Humor dan Info Lucu

Berbagai humor lucu dan menarik

Menang Undian Satu Milyar Rupiah

Seorang nenek berusia 90 tahun memenangkan lotere berhadiah 1 milyar rupiah. Sanak keluarganya sangat cemas mendengar berita ini, karena ia menderita penyakit jantung. Mereka khawatir bahwa berita itu akan mengejutkannya.

“Kita lebih baik menyuruh dokternya saja untuk menyampaikan berita ini.” usul anak yang tertua.

Dokter segera datang dan situasinya diterangkan kepadanya.

“Kalian tidak perlu cemas, ” katanya. “Saya sudah terlatih dalam saat-saat genting semacam ini. Saya yakin saya dapat menyampaikan kepadanya secara halus. Saya jamin keselamatannya. Segalanya akan beres, bila saya yang menangani.”

Dokter mendatangi nenek tua itu dan pelan-pelan mengutarakan tentang berbagai permainan.

“Nah,” kata dokter, “seandainya nenek memenangkan lotere, apa yang akan nenek lakukan? Katakanlah menang satu milyar rupiah.”

“Apa yang akan saya lakukan?” nenek balik bertanya, “Akan saya berikan separuhnya kepada dokter. Pasti!”

Dokter itu jatuh mati karena serangan jantung.




18 Desember 2008 Posted by | Humor Keluarga | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Racun

Jake sedang berbaring di tempat tidur karena sakit. Dia hanya tinggal menunggu waktu kematian menjemput.

Isterinya, Susan berada di sampingnya. Susan memegang tangan yang lemah dan menangis sesegukkan.

Ketika Susan berdoa, ia memandang isterinya dan bibir yang pucat mulai berkata secara perlahan.

“Susan, isteriku,” ia berbisik. “Suamiku, jangan berbicara, istirahatlah.”

“Susan, saya harus mengakui sesuatu,” Sang Suami berkata dengan lemah.

“Tidak ada yang perlu di akui,” jawab Susan dengan bersedih.

“Semuanya baik-baik saja, tidurlah,” kata isterinya sambil menangis.

“Tidak saya ingin mati dengan damai. Susan, saya telah berlaku curang dengan kakakmu, teman baikmu, dan ibumu.”

“Saya tahu…” jawabnya. “Karena itulah saya meracuni kamu…”




18 Desember 2008 Posted by | Humor Keluarga | , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Test WNA Menjadi WNI

Pada jaman pemerintahan Pak Harto, ada seorang warga keturunan Cina berniat mengubah status kewarganegaraannya menjadi WNI. Berikut ini adalah petikan tanya-jawab antara si petugas dengannya:

“Selamat pagi, Pak.”

“Celamat pagi!” balasnya.

“Bapak akan menjalani pengujian akan wawasan kebangsaan. Jangan takut, pertanyaannya gampang, koq.”, hibur si petugas melihat mimik si engkoh yang mengerutkan alis.

“Saya akan mulai dengan tentang sejarah” Dia mengambil gambar RA Kartini lalu bertanya: “Ini gambar siapa?”

Dengan lantang dan suara keras, dia berkata: “Hai…ya…. itu kan Nyonya Menil. Wagus lo…. Owe celing minum.” (Itu khan Nyonya Meneer. Bagus loh. Saya sering minum.)

Berikutnya si petugas mengetes wawasan tentang kepemerintahan dengan memperlihatkan lambang Korpri.

“Ini apa, Pak?” tanyanya sambil masih mengulum senyum.

“Hai… ya…. olang pake itu seling latang ke toko Owe winta winta sumbangang”. (Orang pakai baju itu sering datang ke toko saya minta sumbangan)

Lalu, si petugas menunjuk kepada foto Pak Harto yang menempel di dinding sambil bertanya: “Foto siapa itu?”

“Hai….ya… . lia kan hopengnya Liem. Pintel lagang dia. Anak-anaknya luga.” (Dia khan teman baiknya Liem. Pinter dagang dia. Anak-anaknya juga)

Mendengar jawaban itu, si petugas menjadi sakit kepala.

“Ini pengetesan terakhir, Pak. Coba nyanyikan Lagu Indonesia Raya”

Si Engkoh langsung berdiri tegap dan bernyanyi : “Indonecia tanah ailmu…” (Indonesia, tanah airmu…)

“Stop… stop… kenapa tanah airmu, Pak???”, tanya si petugas.

“Landa tangan wulu, balu Ngai wilang tanah ail owe!!!” (tanda tangan dulu, baru saya bilang tanah air ku)




12 Desember 2008 Posted by | Humor Politik | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Mengajar Murid SD tentang Bahaya Alkohol

Suatu pagi yang indah di sebuah sekolah dasar,seorang Pak Guru yang begitu berdedikasi sedang mengajar murid-muridnya tentang betapa bahayanya minuman keras kepada mereka.

Sebelum memulai mata pelajarannya pada hari itu dia telah mengambil 2 ekor cacing yang hidup, sebagai sampel kehidupan dan dua gelas minuman yang masing-masing berisi dengan air mineral dan Whiskey yang mengandung kadar alkohol tinggi.
“Coba perhatikan anak-anak! Lihat bagaimana saya akan memasukkan cacing ini kedalam gelas, perhatikan betul-betul. Cacing yang sebelah kanan saya, akan saya masukkan ke dalam air mineral manakala cacing yang sebelah kiri saya akan masukkan ke dalam Whiskey. Perhatikan betul-betul!”

Semua mata tertumpu pada kedua ekor cacing itu. Seperti diperkirakan, cacing yang berada dalam gelas yang berisi air mineral itu berenang-renang di dasar gelas, manakala cacing yang berada di dalam whiskey menggeliat lalu mati.

Pak Guru tersenyum lebar, apabila melihat murid-muridnya memberikan perhatian sepenuh hati pada pelajaran praktek yang dia berikan.
“Baiklah anak-anak, apa yang kamu dapat pelajari dari praktek yang Pak Guru tunjukkan tadi??”

Dengan penuh keyakinan murid-muridnya menjawab, “UNTUK MENGHINDARI CACINGAN…MINUMLAH WHISKEY!”




5 Desember 2008 Posted by | Humor Pendidikan | , , , , , , , , | 2 Komentar

Wanita Sexy Jatuh dari Gedung Tinggi

Seorang wanita cantik dan sexy terjatuh dari lantai 80 sebuah gedung pencakar langit. Untunglah di lantai 70, ada seorang pria Amerika menangkapnya.
Wanita: “Terima kasih Anda telah menolong saya.”
Pria Amerika: “Sama-sama, tapi Anda harus membalas budi.”
Wanita: “Bagaimana caranya?”
Pria Amerika: “Tidurlah denganku.”
Wanita: “Kampret kau, TIDAK MAU !!!”
Pria Amerika: “Ya sudah kalau nggak mau…”
Pria Amerika kemudian melepaskannya dan wanita itu kembali terjatuh.

Di lantai 50, seorang pria Prancis berhasil menangkapnya.
Wanita: “Terima kasih Anda telah menolong saya.”
Pria Prancis: “Sama-sama, tapi Anda harus membalas budi.”
Wanita: “Bagaimana caranya?”
Pria Prancis: “Tidurlah denganku.”
Wanita: “Kampret kamu, TIDAK MAU !!!”
Pria Prancis: “Ya sudah kalau tidak mau.”
Pria Prancis kemudian melepaskannya dan wanita itu kembali terjatuh…

Lantai 45 lewat, lantai 40 lewat, lantai 35 lewat dan tidak ada lagi yang menangkapnya. Si wanita mulai menyesal. Akhirnya dia memutuskan kalau ada lagi pria yang menangkapnya, ia mau diajak tidur bareng.Daripada mati, pikirnya.

Akhirnya di lantai 20, seorang pria Arab menangkapnya. Buru-buru wanita itu berkata:
Wanita: “Terima kasih Anda telah menolong saya. Sebagai balas jasa, Anda boleh tidur dengan saya.”
Pria Arab: “Astaghfirullah !!!!!”
Lalu pria Arab itu melepaskannya kembali.




5 Desember 2008 Posted by | Humor Dewasa | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Mengapa Ayam Menyeberang Jalan?

Mengapa ayam menyeberang jalan?

Berikut ini kumpulan jawaban dari pertanyaan tersebut dilihat dari sudut pandang dan profesi masing-masing orang:

Guru TK: Supaya ayam sampai ke ujung jalan.

Plato: Untuk mencari kebaikan yang lebih baik.

Pemimpin Agama: Hanya Tuhan yang tahu.

Polisi: Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

Aristoteles: Karena merupakan sifat alami dari ayam.

Kapten James T. Kirk: Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi.

Martin Luther King, Jr: Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyebrang jalan tanpa mempertanyakan mengapa.

Machiavelli: Poin pentingnya adalah ayam menyebrang jalan! Siapa yang peduli kenapa! Akhir dari penyebrangan akan menentukan motivasi ayam itu.

George W. Bush: Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami. Tidak ada pihak tengah di sini!

Charles Darwin: Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.

Albert Einstein: Apakah ayam itu meyebrang jalan atau jalan yang bergerak dibawah ayam itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.

Nelson Mandela: Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai mengapa menyebrang jalan! Dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati.

Thabo Mbeki: Kita harus mencari tau apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan jalan.

Robert Mugabe: Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan sekarang dia menyebranginya dengan dorongan ayam2 veteran perang. Kami bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam, sehingga dia bisa menyebranginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh pemerintahan inggris yang berjanji akan mereformasi jalan itu. Kami tidak akan berhenti sampai ayam yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk diseberangi dan punya kemerdekaan untuk menyeberanginya!

Sir Isaac Newton: Semua ayam di bumi ini kan menyebrang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.

Gus Dur: Biarin aja, yang mau nyebrang kan dia. Gitu aja kok repot!

Tukul Arwana: Silen Plis, kita coba dengerin dulu dia mau ngomong apa. Ehm, Mas/Mbak Ayam Arwana, kenapa sih, kamu kok menyeberang jalan?

Anggota DPR: Ndak ada itu! Siapa yang bilang ayam itu menyebrang jalan? Harus dibuktikan dulu dong, jangan asal bicara. Untuk itu biarkan saya adakan studi tour untuk mencari tau kenapa ayam itu menyebrang jalan.

LB Moerdani: Selidiki! Apakah ada unsur subversif?

Sutiyoso: Itu ayam pasti ingin naik busway.

Soeharto: Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya disukabumikan saja.

BJ Habibie: Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.

Darwis Triadi: Karena di seberang jalan, angle dan lightingnya lebih bagus.

Nia Dinata: Pasti mau casting ’30 Hari Mencari Ayam’ ya?

Desi Ratnasari: No comment!

Dhani Ahmad: Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana juga…

Julia Perez: Memangnya kenapa kalo ayam itu menyeberang jalan? Karena sang jantan ada disana! Daripada sang betina sendirian di seberang sini, yaaaaaaaaahhh dia kesanalahh… Cape khan pake alat bantu terus?

Roy Marten: Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf… (sambil sesenggukan).

Butet Kartaredjasa: Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?

Roy Suryo: Kalo dilihat dari metadatanya, itu ayam asli.

Megawati: Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?

Harmoko: Berdasarkan petunjuk presiden.




2 Desember 2008 Posted by | Humor Politik, Humor Sosial | , , , , , , , , , | 2 Komentar