Humor dan Info Lucu

Berbagai humor lucu dan menarik

Kata-Kata Terakhir Terpidana Mati

Tiga orang wanita akan dieksekusi mati. Sebelum dieksekusi, mereka diminta untuk mengucapkan kata-kata dan pesan terakhir mereka.

Wanita pertama, yang berambut coklat, diikat di kursi listrik dan dipersilakan memberikan kata-kata terakhirnya. Dia berkata, “Aku berasal dari Sekolah Teologi dan saya percaya pada Tuhan yang Maha Kuasa bahwa Ia akan membela orang yang tidak bersalah.”

Petugas eksekusi menekan tombol di kursi listrik tersebut, namun tidak terjadi apa-apa, sehingga mereka menganggap bahwa Tuhan tidak menginginkan orang ini mati, jadi mereka membebaskan dia.

Giliran wanita kedua yang berambut merah, diikat di kursi listrik dan memberikan kata-kata yang terakhir, “Aku berasal dari Sekolah Hukum dan aku percaya pada kekuatan keadilan yang akan membela orang yang tidak bersalah.”

Petugas lalu menekan tombol kursi listrik itu, lagi-lagi tidak terjadi apa-apa. Mereka menganggap bahwa kuasa hukum berpihak pada wanita ini, jadi mereka membebaskan dia.

Wanita yang terakhir, diikat di kursi listrik dan berkata, “Saya seorang sarjana teknik listrik, dan sekarang juga saya akan memberitahu Anda, bahwa tidak ada seorang pun yang bisa mati di kursi listrik ini jika kabel yang di ujung sana itu tidak ditancapkan pada stop kontak!”


Kumpulan Info Terbaru dan Menarik

11 April 2009 Posted by | Humor Negara | , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Pengganti Kursi Listrik untuk Terpidana Mati

Seorang sipir penjara mencoba menghibur terpidana berikutnya yang hari itu akan menjalani hukuman matinya diatas kursi listrik dengan mengatakan kata-kata yang menghibur.

“Jangan terlalu gelisah, karena daya voltage listriknya sangat tinggi. Lagi pula, itu terjadi dalam waktu yang singkat sekali”, kata sipir penjara.

Namun, ternyata saat itu dari kejauhan terdengar teriakan orang yang kesakitan luar biasa, dan itu berlangsung berkepanjangan,

“Saya pergi kesana sebentar untuk melihat yaaa…” kata sipir penjara.

Tak lama ia kembali, kemudian dengan santainya dia menjelaskan kepada terpidana mati yang berikutnya.

“Tak ada masalah yang berarti, cuma masalah teknis saja koq. Tadi itu rupanya sekeringnya putus, maka digunakan lilin sebagai gantinya, itu sajaaaaa…”


Kumpulan Info Terbaru dan Menarik

11 April 2009 Posted by | Humor Negara | , , , , , | 1 Komentar

Kondom Rasa

Seorang pemilik pabrik kondom berang sebab penjualan perusahaannya menurun karena perusahaan pesaing memperkenalkan kondom dengan berbagai rasa seperti strawberi, pisang, coklat. Pemilik perusahaan itu memanggil kepala divisi risetnya.

“Kamu sebagai kepala divisi riset harus kreatif dong, masak kalah sama perusahaan pesaing”, cetus pemilik pabrik itu.

“Iya Pak!” jawab kepala divisi riset ketakutan.

“Oke, kalo gitu saya mau bulan depan pabrik kita sudah mulai memproduksi kondom dengan rasa!” lanjut pemilik pabrik.

“Rasa apa Pak yang kita pakai?” tanya kepala divisi riset.

“Saya tidak mau tahu!!! Itu tanggung jawabmu. Pokoknya harus beda sama pesaing. Kalo bisa yang khas Indonesia!” cetus pemilik pabrik itu.

Setelah sebulan, pabrik itu memproduksi kondom dengan rasa. Tapi penjulan tidak meningkat malah komplain ke perusahaan yang meningkat. Komplain kebanyakan berisi keluhan karena sering terjadi kecelakaan dalam permainan seks terutama saat oral seks. Yaitu penis pasangan sering tergigit dalam oral seks.

Peningkatan komplain ini membuat pemilik perusahaan memarahi lagi kepala divisi risetnya.

“Kamu ini gimana sih? Disuruh cuma menambah rasa di kondom malah meningkatkan komplain ke perusahaan kita? Bisa bangkrut jika begini terus!” cetus pemilik perusahaan.

“Iya Pak, mungkin kondomnya perlu ditarik. Sepertinya pengguna sering terlena karena rasanya.” kata kepala divisi riset.

“Omong-omong, memangnya kamu kasih rasa apa?” tanya pemilik pabrik.

“Sesuai permintaan Bapak, rasa khas Indonesia, kondom rasa rendang!” jawab kepala divisi riset.


Kumpulan Info Terbaru dan Menarik

11 April 2009 Posted by | Humor Dewasa | , , , , | 2 Komentar

Arti Politik di Bagi Seorang Anak

Seorang murid sekolah dasar mendapat pekerjaan rumah dari gurunya untuk menjelaskan arti kata POLITIK. Karena belum memahaminya, ia kemudian bertanya pada ayahnya.

Sang Ayah yang menginginkan si anak dapat berpikir secara kreatif kemudian memberikan penjelasan.

“Baiklah Nak, Ayah akan mencoba menjelaskan dengan perumpamaan, misalkan Ayahmu adalah orang yang bekerja untuk menghidupi keluarga, jadi kita sebut ayah adalah investor. Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita menyebutnya pemerintah. Kami disini memperhatikan kebutuhan-kebutuhanmu, jadi kita menyebut engkau rakyat. Pembantu, kita masukkan dia ke dalam kelas pekerja, dan adikmu yang masih balita, kita menyebutnya masa depan. Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah ini bisa kau pahami?”

Si anak kemudian pergi ke tempat tidur sambil memikirkan apa yang dikatakan ayahnya. Pada tengah malam, anak itu terbangun karena mendengar adik bayinya menangis. Ia melihat adik bayinya mengompol. Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapatkan ibunya sedang tidur nyenyak.

Karena tidak ingin membangunkan ibunya, maka ia pergi ke kamar pembantu. Karena pintu terkunci, maka ia kemudian mengintip melalui lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur bersama pembantunya.

Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur, sambil berkata dalam hati bahwa ia sudah mengerti arti POLITIK.

Pagi harinya, sebelum berangkat ke sekolah ia mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dan menulis pada buku tugasnya:

“Politik adalah hal dimana para Investor meniduri kelas Pekerja, sedangkan Pemerintah tertidur lelap, Rakyat diabaikan dan Masa Depan berada dalam kondisi yang menyedihkan.”

 


Kumpulan Info Terbaru dan Menarik

11 April 2009 Posted by | Humor Dewasa | , , , , , | 1 Komentar

Mengenang Jasa Dokter

Ketika Seorang dokter pakar jantung meninggal dunia. Untuk mengenang jasanya, keluarganya sepakat untuk membuatkan sebuah tugu peringatan di kuburnya berbentuk jantung. Upacara pengkebumiaan pun berjalan dengan lancar.

Tak disangka satu bulan kemudian, seorang doktor pakar mata meninggal dunia juga. Seperti pada peristiwa sebelumnya, keluarganya sepakat untuk membuat sebuah tugu berbentuk mata di kuburnya untuk mengenang jasa beliau. Upacara pengkebumiaan beliau juga berjalan dengan lancar.

Setelah selesai pemakaman, para hadirin berangkat pulang, hanya tinggal seorang saja yang masih terisak merenung sendirian di pinggir makam si dokter itu.

Salah seorang dokter yang lain melihatnya dan segera menghampirinya, dengan penuh empati kemudian berkata: “Sudahlah, yang berlalu biarlah berlalu. Tak usah engkau pikirkan lagi.” kata si dokter.

Yang dihibur kemudian menyahut lirih. “Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan kepadamu,” kata lelaki itu.

“Ada apa sebenarnya?”, tanya dokter tetap berusaha menenangkan. Tolong ceritakan, siapa tahu mungkin saya dapat membantu”, jawab si dokter itu.

“Saya sedang memikirkan bagaimana pula upacara pengkebumian saya nanti?”, kata lelaki sedih itu.

“Mengapa?” tanya dokter satunya keheranan.

“Saya khan dokter penyakit kelamin!” jawab lelaki itu sedih.


 Kumpulan Info Terbaru dan Menarik

11 April 2009 Posted by | Humor Bisnis / Karir | , , , , , , | 1 Komentar