Humor dan Info Lucu

Berbagai humor lucu dan menarik

Memeriksa Kesuburan dan Sperma

Seorang kakek tua berusia 85 tahun pergi mengunjungi dokter kelamin untuk memeriksa kesuburan dan kandungan spermanya.

Sang dokter mengambil sebuah toples kecil dan berkata, “Bawa toples kecil ini pulang, dan bawa kembali esok hari dengan contoh sperma Anda di dalamnya.”

Keesokannya kakek tua tersebut datang kembali ke klinik dan memberikan toples kecil itu kepada sang dokter. Akan tetapi toples kecil itu masih kosong seperti kemarin, bersih dan tidak ada sedikit sperma pun didalamnya. Sang dokter bertanya mengapa toples itu masih kosong, dan sang kakek tua menjawab.

“Begini dok, saya sudah coba dengan tangan kanan saya, tapi tidak bisa. Saya coba dengan tangan kiri saya, tetap tidak bisa.”

“Lalu saya minta bantuan isteri saya. Ia gunakan tangan kanannya, tidak bisa. Ia gunakan tangan kirinya, tetap tidak bisa.” “Istri saya mencoba dengan mulut, tapi masih tidak bisa juga.

Kami akhirnya memanggil Arlin gadis tetangga sebelah. Ia mencoba dengan tangan kanan, tapi tidak bisa. Ia mencoba dengan tangan kiri, tetap tidak bisa.

Ia mencoba dengan kedua tangannya, masih tidak bisa juga. Dicoba diapit dengan ketiak Arlin masih tidak bisa juga.

Bahkan Arlin sudah mencoba dengan menjepit diantara kedua pahanya, tetapi tidak bisa juga.” Ungkap kakek tua.

“Bapak sampai minta bantuan gadis tetangga sebelah???” Tanya sang dokter sambil takjub.

“Iya, dan sampai sekarang saya, istri saya dan Arlin tetap tidak bisa membuka tutup toples ini.” kata kakek tua.

27 April 2009 Posted by | Humor Dewasa | , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Mengenang Jasa Dokter

Ketika Seorang dokter pakar jantung meninggal dunia. Untuk mengenang jasanya, keluarganya sepakat untuk membuatkan sebuah tugu peringatan di kuburnya berbentuk jantung. Upacara pengkebumiaan pun berjalan dengan lancar.

Tak disangka satu bulan kemudian, seorang doktor pakar mata meninggal dunia juga. Seperti pada peristiwa sebelumnya, keluarganya sepakat untuk membuat sebuah tugu berbentuk mata di kuburnya untuk mengenang jasa beliau. Upacara pengkebumiaan beliau juga berjalan dengan lancar.

Setelah selesai pemakaman, para hadirin berangkat pulang, hanya tinggal seorang saja yang masih terisak merenung sendirian di pinggir makam si dokter itu.

Salah seorang dokter yang lain melihatnya dan segera menghampirinya, dengan penuh empati kemudian berkata: “Sudahlah, yang berlalu biarlah berlalu. Tak usah engkau pikirkan lagi.” kata si dokter.

Yang dihibur kemudian menyahut lirih. “Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan kepadamu,” kata lelaki itu.

“Ada apa sebenarnya?”, tanya dokter tetap berusaha menenangkan. Tolong ceritakan, siapa tahu mungkin saya dapat membantu”, jawab si dokter itu.

“Saya sedang memikirkan bagaimana pula upacara pengkebumian saya nanti?”, kata lelaki sedih itu.

“Mengapa?” tanya dokter satunya keheranan.

“Saya khan dokter penyakit kelamin!” jawab lelaki itu sedih.


 Kumpulan Info Terbaru dan Menarik

11 April 2009 Posted by | Humor Bisnis / Karir | , , , , , , | 1 Komentar

Menang Undian Satu Milyar Rupiah

Seorang nenek berusia 90 tahun memenangkan lotere berhadiah 1 milyar rupiah. Sanak keluarganya sangat cemas mendengar berita ini, karena ia menderita penyakit jantung. Mereka khawatir bahwa berita itu akan mengejutkannya.

“Kita lebih baik menyuruh dokternya saja untuk menyampaikan berita ini.” usul anak yang tertua.

Dokter segera datang dan situasinya diterangkan kepadanya.

“Kalian tidak perlu cemas, ” katanya. “Saya sudah terlatih dalam saat-saat genting semacam ini. Saya yakin saya dapat menyampaikan kepadanya secara halus. Saya jamin keselamatannya. Segalanya akan beres, bila saya yang menangani.”

Dokter mendatangi nenek tua itu dan pelan-pelan mengutarakan tentang berbagai permainan.

“Nah,” kata dokter, “seandainya nenek memenangkan lotere, apa yang akan nenek lakukan? Katakanlah menang satu milyar rupiah.”

“Apa yang akan saya lakukan?” nenek balik bertanya, “Akan saya berikan separuhnya kepada dokter. Pasti!”

Dokter itu jatuh mati karena serangan jantung.




18 Desember 2008 Posted by | Humor Keluarga | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar